pulang

dimana aku pulang
masih dalam tanya
saat aku benar benar nyaman
aku seperti dihimpit keadaan

aku hanya mengiyakan
bahwa cuma diri ini seorang yang mengerti

tiada orang tahu bahwa aku ada
cuma jasad yang ada
bukan seutuhnya aku ikhlas
cuma butuh satu jawaban

konsep diri ini yang ingin sendiri
bukan penghalang aku akan sendiri
hanya tiada yang bisa mengerti

aku yang bisa memperoleh emosi
mengerti banyak hal
tentang aku

aku hanya pelengkap bagi setiap eksistensi
bahkan tidak ada yang ingat aku ada
aku hanya pelengkap bagi eksistensi

teman siapapun yang tahu kata hati ini
yang bermakna aku apa
harus pulang kemana
untuk menerima cinta

maaf bila buat teman tergesa-gesa
aku juga tak tahu aku akan kemana
aku kan menunggu masa lalu
yang ku ingat sebagai masa yang indah

selayaknya kalian punya tenaga
ingat aku selalu bersabar
menanti kalian kembali
dan tak lupa aku juga teman kalian yang usang

jika kau benar ada teman
aku akan bersamamu
menjagamu
menjadi sebuah janji

tak ada yang akan mengubah struktur kata hati ini
karena cuma dalam kenangan yang tak terpikirkan
aku cuma lapisan yang membuatmu hangat
dan hanya ingin merasakannya juga

jika turun jalanan maka terlihatlah dunia

hai, assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu!!

pas banget nulisnya di awal bulan ramadan jadi mau ngucapin selamat menjalani bulan ramadan sebulan ke depan mamenn :).

ngomong2 ya, ramadan kali ini berbeda dengan tahun2 sebelumnya. tau atau ga pokokny tahun ini itu menyambutnya dengan banyak hal yang baik dan buruk. saya sendiri sih emang lagi ngekos, yaa gini suasana menjelang ramadan tanpa keluarga pikir saya. banyak hal yang terjadi menjelang ramadan ini. baik buruknya saya khilaf. mungkin ini terjadi juga karena ga ada tanda2 ramadan bakal tiba. ramadan kali ini itu kaya tau acara apa yang ditunggu tapi tau2 h-1. bisa dibilang mendadak, tapi secara perlahan pasti akan terbiasa seperti biasa. mungkin juga karena memang menjelang ramadan ini ada beberapa acara yang booming di dunia yg saya geluti dan membuat saya terhiraukan akan ramadan. piala dunia, pilpres, ataupun uas hadir di saat ramadan ini akan datang. fokus saya terbagi. itu juga saya lagi dalam rangka mencari dana untuk makrab yang sungguh harus memfokuskan banget ke sana. yaa ramadan ini memang berbeda, tak seperti biasa karena tak ada keluarga, tak seperti biasa karna tak tahu tanda2 ramadan, tak biasa karena terlalu banyak fokus juga ada. walaupun begitu saya berniat untuk ramadan kali ini, saya ingin berserah diri mohon untuk dijadikan pribadi yang lebih baik. mengingat juga dengan apa2 yang telah saya kerjakan yang itu buruk atau kurang, saya ingin ramadan ini saya akan lebih baik. saya janji.

ramadan kali ini dimulai di akhir bulan juni. bulan juni ngomong2 itu adalah bulan saat saya lahir dahulu, sembilan belas tahun yang lalu. angka sembilan belas itu menurut saya umur yang harus saya isi dengan mencari jati diri. karena angka 20 saya pikir umur yang benar2 dewasa, tak seperti angka 17 di saat kita memperoleh ktp. sembilan belas ini, pada awal umur ini saya sangat banyak berpikir. “aaah sembilan belas, ga muda ga tua. pas banget lagi labil2nya. harusnya hal2 buruk harus berhenti nih. kek harus ada kegiatan yang berarti pada umur ini.” seperti itulah saya bertanya dalam hati saya. ‘ ga muda ga tua’, frasa itu adalah kegelisahan saya. saya ini masih muda, tapi pikiran saya mulai menyadari hal2 yang cuma saya habiskan untuk saya dan itu harus dikurangi. pikiran dewasa ini sering berkontra dengan pikiran muda yang terlalu menuju ke arah foya2 menghamburkan uang orang tua. karena mungkin saya melihat betul hidup ini bagaimana. banyak fakta yang saya pahami, tidak lagi saya lihat saja. saya melihat dengan hati dan pikiran bukan hanya dengan mata dan langsung dihapus oleh pikiran berfoya itu. ya saya melihat keberuntungan saya ini memang nyata adanya. saya beruntung seperti ini dilahirkan di level masyarakat dimana saya bisa melihat atas dan bawah. saya bisa melihat kehidupan atas yang benar2 egoisnya lebih dan kehidupan bawah yang mandirinya perlu dihargai. banyak sekali saya melihat dan menyadari keberuntungan saya harus dihargai juga dengen usaha keras saya menjadi lebih baik.

orang bawah, bukan seperti itu, tapi orang yang kurang beruntung itu mungkin mendewakan segala hal untuk hidup. tak cuma orang miskin atau anak2 yang menari di lampu merah, tapi ini juga berlaku kepada setiap orang yang berusaha untuk mencukupi hidupnya. saya pernah dengar mereka itu bukan hanya miskin tidak mampu, tapi juga miskin cara untuk bekerja atau mencari uang. dengan saya yang berkeliaran di jogja ini saya melihatnya dengan jelas. saya pernah melihat bagaimana seorang anak menari di lampu merah. meskipun dia memang tak punya bakat menari dan tariannya bisa dibilang membosankan, tapi dengan modal berani dan speaker yang dia taroh di pinggir jalan untuk memainkan iringan tariannya dia tetap berusaha. saya ini benar2 tersentuh dengan hal itu. saya beruntung kan bisa kuliah seperti ini? walaupun saya tahu dia mempunyai mandor yang mengelola dia, saya tetap menghargai dan bilang ke diri saya bahwa sekali lagi saya adalah orang beruntung. saya tak harus begitu. jujur saya masih sangat membutuhkan uang orang tua dan mungkin tak ada daya untuk berbuat seperti itu. haaaah sebenarnya tak ada kata beruntung. kita yang buat. keberuntungan itu cuma untuk mengukur, membandingkan saya dengan apa yang saya lihat. ada lagi seorang bapak penjual anyaman yang dijadikan seperti wadah dan dijualnya di jalan. bapak itu berjualan berkeliling membawa sekitar sepuluh wadah yang sebesar galon air minum. saya pernah menangkap beliau sedang tertidur dengan pulasnya di jalan dan membiarkan jualannya begitu saja. dengan momen itu, saya jadi teringat bapak saya. jasa seorang bapak berbeda dengan seorang ibu, tapi keduanya mempunyai andil besar dalam membesarkan kita. bapak memang tak mengandung, tak menyusui, tapi dengan usahanya untuk mencukupi ibu, saya, dan adik saya, pasti sungguh sangat setara dengan beban ibu. beliau itu saat tertidur benar2 sabar menanti rezeki itu datang dengan apa yang diusahakan.mungkin ini maksud miskin cara. kalaupun dia bisanya seperti menganyam seperti itu, tapi tidak menghasilkan uang banyak memang takdirnya seperti itu. saya hanya berpikir untuk menyetarakan semua orang karena usahanya. tapi jebakan memang banyak. maka ikhlaskan sedekah saja. masalah ini selesai.

masa labil itu saat kita mencari jati diri. masa ini penuh dengan kabut. kadang menyamarkan yang baik dan buruk. kadang kita mengiyakan hal baik, kadang juga yang buruk. jati diri adalah arah. biarlah yang lalu yang buruk berlalu. saya ingin arah saya ke arah kebaikan. labill juga ketika kita mencoba sabar dengan keadaan. saya sendiri mencintai seseorang dan berpikir bukan saatnya sekarang mengungkapkannya. tapi sabar itu menyiksa. dan saat menyiksa itu menjadikan saya orang yang sangat merindu dan ingin sekali memilikinya. pada saat seperti inilah jati diri dilatih. saya memilih untuk sabar mengatakan cinta. biarlah cinta ini mengalir. kalau memang saatnya nanti masih akan saya ungkapkan dan kalau tidak biar cinta ini terbentuk dari hati saya yang terdalam lagi.

yang terakhir. ditengah2 saya mencari uang ini untuk danus, saya ingin juga ikut dalam kegiatan sosial. saya ingin berkumpul bersama orang2 yang sependapat tentang hal2 yang saya pandang. semoga saya bisa.

selamat berpuasa yaaaah wasalmu’alaikum warahmatullahi wabarakatu!!

:D

anak lampu merah

siapa saya ini? saya bukan anak orang kaya, bukan juga anak orang yang miskin. ayah ibu saya, saya pikir mereka cukup untuk memenuhi hidup keluarga kami. tapi dengan berada di antara dua level kehidupan yang kenyataannya sangat timpang membuat saya berpikir beribukali tentang apa yang memang seharusnya akan saya lakukan untuk orang tua saya. saya ingin bersyukur karena telah diberi hidup dengan mereka. tapi walaupun begitu saya merasa lebih membebani mereka dan seperti menyianyiakan hidup saya demi dunia. saya ingin sekali membalasbudi mereka. saya ingin pikiran saya itu selalu dalam lingkup semangat agar saya bisa mewujudkan keinginan saya itu. dan ini semua saya tulis karena pengalaman saya kemarin.

kemarin tepatnya sekitar jam 7 saya ingin pergi ke asrama tempat tinggal teman saya. waktu itu saya diberhentikan oleh tanda merah pada lampu merah. seiiring berhentinya saya, saya mendengar alunan musik yang bertujuan untuk menghibur atau lebih tepatnya untuk sebuah hidup. saya berhenti, lalu dari balik mobil di depan saya, muncul anak kecil yang seumuran dengan adik saya, sepertinya dia habis menari dengan alunan musik tadi, dia menghampiri saya dengan wajah yang sungguh seperti mengatakan bahwa dia ingin mendapatkan uang dari usahanya, wajahnya membuat saya teringat adik saya dan membayangkan itu dia. saya benar-benar membayangkan itu adik saya. hati saya lalu bergetar, tapi saya tidak memberi dia uang. lalu saya melihat dia ke orang lain di belakang saya, tapi juga tidak diberi uang. perasaan saya waktu semakin sedih saja. melihatnya lalu duduk di dekat lampu merah menghitung uang yang mungkin sudah dia kumpulkan tadi. dia dengan usahanya menari di jalanan membuat saya salut. saya hanya bisa berdoa untuk dia semoga diberi keberuntungan dan selalu semangat. maaf bila saya tidak memberikan uang. tetaplah sabar, Allah pasti membantumu.

sampai saat ini saya masih memikirkan anak lampu merah itu. hidupnya yang penuh dengan usaha keras membuat saya sadar atas keberuntungan saya. saya ingin sekali kembali ke waktu itu dan memberinya uang. uang untuk penukar usaha dia menari di jalanan. saya tahu dia menari dengan tidak teratur, tapi itulah usaha dia. jangan samakan dengan orang yang mengadahkan tangan. wajahnya juga masih saya ingat. wajah yang ketakutan atau malu, tapi tetap berani untuk berusaha. untuk waktu ke depan saya akan hargai usaha dia dengan setimpal.

 

memaafkan

akhir2 ini pro dan kontra tentang ee kebencian membuat aku bingung. antara satu opini dan yang lainnya mempunyai landasan dan benar hampir mendekat. aku yang menemuinya hanya diam dan tak mau kena masalah. apa aku benar?

aku heran juga terhadap diriku yang masih bisa tahan dengan omelan atau untuk tidak ikut marah. banyak orang yang bercerita tentang keluhannya tentang seseorang yang dia anggap mengesalkan kepada ku. mereka bercerita seolah2 mereka suci. mereka bercerita seolah2 dia adalah suatu kotoran hewan yang harus disingkirkan. tapi aku mencoba untuk netral dan diam. kalaupun aku di posisi mereka aku akan memaafkan dia yang mengesalkan dan membuatnya terserah melakukan apapun. aku tidaklah cuek, namun aku mengerti apa yang harusnya aku perbuat.

ham itu ada, tp hak asasi yang Allah lah yang tertinggi. setiap manusia manusia mempunyai hak. dan setiap manusia paham betul dengan hak mereka. tapi kadang manusia buta hak. walaupun manusia punya hak, masih ada benar atau salah. maksudku masih ada tingkatan di atas hak manusia atau dengan kata lain dunia ini masih ada yang punya yang paling tinggi.

entah atas landasan apa aku mengakui bahwa aku seperti ini karena memaafkan. dari melihat naruto aku memutuskan untuk lebih memaafkan. walaupun tidak tahu itu maaf yang bagaimana. memaafkan itu penting agar menekan benci. dan nyatanya aku hampir tidak pernah membenci orang. aku hanya tidak ingin setan itu membuat silaturahim aku, keluarga, teman, atau yang lainnya pecah. kita harusnya manusia yang berperikemanusiaan.

pagi yang lalu

mendengarkan lagu yang bersedih pun
tak usah
kalau saja lirik yang ku dengar ini dapat
diubah
menjadi nama yang membuat pagi yang
lalu cerah
senyummu juga membuat hari lalu indah
dalam perjalanan ini yang entah
aku jatuh dalam kisah
oh melihatmu akankah terus
menyenangkan
oh apakah dirimu akan terus ku
rahasiakan
oh dirimukah aku akan mengakhirinya
hanya dengan melihatmu kelakuanku
jadi kekanakan
tersenyum sendiri sepanjang jalan
mengiyakan setiap pertanyaan
mengatakan dalam hati aku senang
sekali
adalah waktu terindah kemarin pagi
saat sekilas saja melihat yang ku kagumi
oh melihatmu akankah terus
menyenangkan
oh apakah dirimu akan terus ku
rahasiakan
oh dirimukah aku akan mengakhirinya
kemarin pagi saat hitam adalah warna
dominan
kau dan aku memakainya walau kita
saling tak tahu
waktu yang sekiranya hanya lima detik
kau seolah membodohi aku
untuk terus melihatmu dalam bayang
pikiran
oh melihatmu akankah terus
menyenangkan
oh apakah dirimu akan terus ku
rahasiakan
oh dirimukah aku akan mengakhirinya
di hadapanmu yang lalu
aku membisu
yang berbicara hatiku
aku tak ragu
di hadapanku yang lalu
ahahahahahaaaaa

she had the world by panic at the disco

ada apa dengan lagu itu? kalau jawabnya sekarang, lagu itu ada di playlist pagi ini dan cuma itu. lagi suka aja dengan lagu itu. selain itu, juga untuk menambal kekangenan suara ryan ross. saya kira banyak penggemar panic yang emang masih kangen sama dia, ryan ross. dan yang paling ngena banget itu pas ryan mulai nyanyi. memang setiap orang punya interpretasi terhadap sebuah sesuatu, aku juga pasti punya tentang lagu ini. here we go the lyric!!!

“She Had The World”

She held the world upon a string
But she didn’t ever hold me
Spun the stars on her fingernails
But it never made her happy
Cause she couldn’t ever have me
She said she’d won the world at a carnival
But she could never win me
Cause she couldn’t ever catch meI, I know why
Because when I look in her eyes
I just see the sky
When I look in her eyes
Well I, just see the skyI don’t love you I’m just passing the time
You could love me if I knew how to lie
But who could love me?
I am out of my mind
Throwing a line out to sea
To see if I can catch a dream

The sun was always in her eyes
She didn’t even see me
But that girl had so much love
she’d wanna kiss you all the time
Yeah, she’d wanna kiss you all the time

She said she won the world at a carnival
But I’m sure I didn’t ruin her
Just made her more interesting
I’m sure I didn’t ruin her
Just made her more interesting

I, I know why
Because when I look in her eyes
I just see the sky
When I look in her eyes
Well I, I just see the sky

I don’t love you I’m just passing the time
You could love me if I knew how to lie
But who could love me?
I am out of my mind
Throwing a line out to sea
To see if I can catch a dream

pidato yang aneh

biarkan aku memulai tulisan ini dengan sebuah salam.

assalamu’alaikum !!

puji sukur kita terhadap apa yang diberikan Allah SWT semoga tidak luntur oleh kata ‘sukur’ yang salah dipergunakan. misalnya saat melihat orang dalam kesusahan, kita malah mensukurinya dengan konotasi yang negatif. iya, kata sukur itu punya dua makna yang perbedaan maknanya jauh. pertama jelas untuk kita berterima kasih kepada Allah SWT, la yang kedua malah diperuntukan untuk mengejek orang. pernah ga anda kesel banget sama seseorang dan ketika orang itu dalam kesusahan atau kesialan anda mengatakan, ” sukuuuurr raaa raimu mlebu got!!pangan kui pangan telekku. kuning-kuning bekas mangan batagor. pangan kui pangan!! sukuuuurrr!!”, naaah abis ngatain gitu terus plong hati kita dan kita malah bersukur kepada Allah. ah apa sih? ya perbedaan yang mencolok ini perlu diwaspadai. suukuurrr ra!! rangerti sing tak omongke hahahaa

dalam sebuah pertemuan menanyakan kabar juga penting. dan setiap orang tanya, “apa kabar sob?”, selalu dengan jawaban yang bohong. “ya baik” atau “sehat kok sehat”, jawaban itu semua adalah jawaban yang biasa ya dan bisa disebut jawaban yang formal. ga pernah aku menemukan orang yang jawabnya jujur misal, “apa kabar sob?”, “ga baik!!”, dan itu dengan nada yang ketus. ya heran aja kek orang yang jawab itu sok kuat padahal beban dihatinya itu banyak. ciiee yang punya beban hati. ya seharusnya itu bisa buat ajang curcol juga hehe. tanya kabar itu penting. dan jawab dengan jujur juga penting. gimana kalo tiba-tiba kita ga ketemu teman sudah bertahun-tahun masehi dan ternyata pas ketemu tiba2  dia mati begitu saja. kan ga lucu. lucu ding. eh ga tau ding masak orang mati diketawain. nah itu pentingnya jadi yang nanya kan juga bisa persiapan dulu. misalnya bawa p3k atau nyiapin ambulan di belakang. ngomong2 soal belakang, enak banget kayaknya kalau jadi spongebob dkk. pernah ga sih nonton adegan dimana spongebob membutuhkan sesuatu dan langsung tersedia di belakangnya. aku curiga deh di punggungnya dibangun mall tuh jadi apapun ada atau ga dia udah siap nelpon ilegal home shopping atau ga spongebob punya kantong ajaib kaya doraemon di punggungnya. aneh ya? yang nulis juga aneh hehe. tapi kalau di dunia nyata keren tuh. kira-kira pas nge-date(ini beneran nulis nge-date?apa punya yang buat di-datein?) pacar kita mau sesuatu kita tinggal menyembunyikan tangan kita ke belakang dan walaaa,” ini sayang! apapun yang kamu mau aku bisa kabulkan. bahkan pesawat sudah tersedia di punggungku. muah :*”, “iiih kamu co cuit banget ciiih. aku baru tahu punggungmu ada toserbanya. maksih ya”, ya sekiranya begitu. okeh balik lagi tentang kabar, pokoknya jika kamu tak jujur maka menyusahkan orang lain kaya yang nulis wkwkw

isi dalam sebuah pidato atau semacemnya itu menceritakan inti dari semua yang dibicarakan. sebenarnya isi adalah pemeran utama. jadi jika ga ada pembukaan atau penutup itu gapapa. yang penting intinya dapat tersampaikan. semua itu, pembukaan dan penutup, dalam format makanan hanyalah pemanis saja. ya isi adalah makanan utama. misal kamu lagi ke rumah makan, isi adalah makanannya dan pembuka dan penutup adalah es teh yang biasanya dipesan. sedikit info tentang mesan-memesan, saya sendiri kalo mesan makanan punya pemikiran bukan “apapun makanannya minumnya teh botol muspro”, tapi lebih ke “apapun makanannya seberapa lama anda melihat menu minuman endingnya pasti es teh”, sumpah itu true story brooh. “yak maaas saya mesan tante(mie tanpa telor) dan emmmm(sambil bolak-balik menu puluhan kali) emmmm(masih) emmmm ini….(mungkin udah lima menit) yaaa ini aja es teh!!”, dan mas-masnya pergi tanpa mengatakan apapun. mungkin dalam pikirannya kesal banget nunggu orang muter2 dan ternyata cuma es teh haha. kembali ke topik isi. isi dalam sebuah pidato itu adalah inti dari semua yang dibicarakan. oh udah yaudah. isi, jika anda melewatkan isi itu ada banyak kemungkinan. pertama anda terlalu bosan dan malah tertidur saking bosennya dengar bapak2 pidato dengan gaya yang kurang lebih sama sejak jamu sido pora muncul. kedua mungkin di sebelah anda ada teman bicara yang saking asiknya lupa ini lagi ada di acara apa malah ngomongin hal2 aneh misal eek di china atau semacamnya ga tau. ketiga mungkin ada gempa bumi saat memasuki isi. naaah kan udah dibilang isi itu penting jadi utamakan isi. kalo buat pidato ya isi dulu baru penutup gitu. ya isi adalah sesuatu yang utama seperti kamu isi hatiku. jangan kemana-mana ya isi hatiku :)

penutup adalah sesuatu yang digunakan untuk menutup. anak sd aja tau kali. ya ada pembuka ada penutup. biasanya dengan rasa sok punya salah orang yang pidato ini minta maaf. padahal ga nyakitin beneran kok. yang nyakitin itu saat ditinggal kamu. jadi kamu di hati aja ya isi hatiku. apa sih??? ada juga untuk menutup sebuah pembuka ditutup dengan pantun. kayak

empat kali empat, enambelas

semapat ga sempat, harus dibalas

eh ga gitu ding ya. itu pantun penutup surat. lalu gimana emmm….mungkin perkalian yang lain

dua ratus tiga puluh empat kali dua ratus sembilan puluh tiga, saya ga tahu

tega tidak tega, maafkan kesalahan yang dulu-dulu

haha cukup sampai di sini ya. hati2 sampai tujuan yaaa!! :)