AADC : De Javu #9.5

Coretan Si Ucup

Sampurasun 🙂
Hai, apa kabar Tim KKN-PPM UGM JBR02?
Masih bergelut dengan skripsi?
Tinggal nunggu wisuda?
atau mulai memapankan diri? 🙂

Sudah lama ku tak menyapa kalian semua. Entah karna kita mulai lupa atau kita mulai dilupakan (sebenarnya karna sibuk skripsi 😀 ). Tak terasa setahun (19 Juni 2016) berlalu sejak kita menginjakkan kaki pertama kali ke sebuah desa bernama Citalem. Saat itu, kita merupakan satu tim yang terbentuk karna diawali oleh kewajiban sks kuliah. Sebuah tim bernama KKN-PPM UGM JBR02 yang officially diakui oleh LPPM 😀 hahaha

Setahun berlalu namun kenangan Tim KKN-PPM UGM JBR02 masih tetap bermunculan. Otak seakan memutar ulang kenangan kita sebagai sebuah De Javu. Sebuah perasaan untuk mengingat kembali. Sebuah gambaran nyata yang seakan bisa aku sentuh namun hanya bisa aku rasakan. Sebuah kerinduan yang menunggu jawabnya 🙂

Setahun bukanlah waktu yang sebentar. Apalagi hampir 2 bulan di Citalem, kita menetap di satu atap yang…

Lihat pos aslinya 252 kata lagi

Akhir (?) Perjalanan Mengerti Dunia Kerja

Mohon maaf atas ketidakkonsistenan saya dalam menulis seri ini. Ada beberapa alasan yang akan saya ungkapkan. Seri ini sebenarnya akan saya lanjutkan sampai saya sudah magang dan juga mengakhirinya. Tapi yaah akhirnya akan saya akhiri mungkin dengan tulisan ini.

Alasan pertama….

Saya sudah bersemagat dalam rencana saya membuat seri ini. Saya selalu ingin membuat suatu cerita perjalanan hidup. Saya pikir ini adalah waktu yang tepat. Dimana di sekitar saya banyak drama yang menghampiri. Tapi semangat hanya semangat tanpa aksi. Sindrom itu mungkin akan selalu ada, namanya malas. Sungguh malas ini membuat saya seperti tidak berguna. Niat saya yang ingin berbagi menjadi pupus; kebanggaan saya terhadap semangat saya juga pudar. Saya perlu konsistensi. Saya pernah dengar bahwa konsistensi bisa datang dari rasa cinta dalam sebuah hobby.

Menurut saya menulis ini adalah hobby saya. Singkat cerita saya waktu smp suka menulis puisi. Tambah lagi ketika mendengarkan lagu, saya lebih memilih memperhatikan liriknya. Referensi lagu2 saya pun juga mempunyai puitisitas(tolong carikan padanan buat tingkat rasa puisi) yang tinggi. Bahkan saya memilih lirik2 yang diartikan rumit. Contoh referensi lagu2 saya adalah dari Panic! at The Disco. Dalam lagu2 mereka judulnya saja sudah panjang dan bermakna implisit. Apalagi dalam liriknya. Kalau mau tahu googling aja ya.

Yah sekali lagi hobi saya adalah menulis. Tapi entah kenapa semakin modern; semakin saya tidak produktif. Hal yang selalu saya inginkan adalah ‘makan’. Saya seperi membatasi diri saya atas potensi saya. Apa yang seharusnya saya lakukan untuk konsistensi itu? Menurut saya sih bukan hilanngkan, tapi kurangi. Muali kapan? Secepatnya dalam cahaya redup yang tak sempat ku menoleh. aaaaaaaaaaaaaaaahhhh

Alasan kedua………

Seperti saya bilang di atas, sekarang sudah modern. Semua orang memakai gadget. Semua orang main sosmed. Dan semua orang butuh kuota. Sayangnya tempat saya tinggal waktu itu memiliki kondisi sinyal yang tidak bagus. Saya pengguna kuota yang sekali beli langsung buang. Dengan datangnya 4g ke Indonesia, kuota2 murah juga semakin banyak. Tapi apa arti kuota banyak jika sinyal tidak bagus. Jawabnya, tidak nyaman. Yaa salah satu  kondisi yang membuat saya bisa menulis adalah kondisi nyaman. Saya tipe orang yang tidak bisa membaca/menulis ketika ramai. Dan kamar saya adalah tempat yang paling nyaman. Sayangnya seperti yang sayakatakan tadi, tidak ada sinyal. Jadinya saya malah menyenangkan diri dengan game offline yang sangat menyita waktu saya.

Mungkin alasan ini memang bodoh. Makanya saya akan cari kesalahan saya. Yaa meski tak ada kuota kan bisa menulis di buku. Menulis di buku memang menyenangkan, tapi entah kenapa sering terlupakan. Saya sering tidak ingat dimana saya meletakan buku saya dan pada akhirnya hilang entah kemana. Kesalahan saya lagi nih, teledor. Lalu gimana biar ga teledor? Saya butuh jawabannya.

Alasan ketiga…..

Saya pikir alasan ini adalah balasan dari Tuhan. Ketika alasan di atas sudah menggerogoti, yang paling dinanti adalah balasan itu sendiri. Saya yang terlalu malas, banyak alasan, mungkin sudah saatnya diberi tamparan. Dan Tuhan memberikan saya tamparan yang merenggut fisik dan mental saya.

Saya pernah menjalankan operasi pada waktu SMA kelas 10 atau kurang lebih 5 tahunan. Kaki saya patah dan perlu dioperasi untuk menyambungkan kaki saya lagi dengan platina/pen. Operasinya sukses dan platina/pen itu menetap di dalam kaki saya sampai saya bisa jalan dan kaki saya kuat. Tapi ketika kuliah bencana mulai menjadi2. Waktu pertama masuk kuliah saya rasa kaki ini akan kuat walau pen itu belum saya ambil. Saya mulai mencari sambilan dengan niat mencari uang saku tambahan. Lalu saya masuk koperasi, lalu menyelesaikan bbrp persyaratan dan akhirnya saya diterima sambilan di sana. Waktu itu saya memilih bekerja di kafetaria milik koperasi. Waktu kerja saya dari jam 4-9 malam. Pada awalnya semua berjalan dengan baik, sampai saya rasa saya terlalu kelelahan. Di samping itu pula saya ditunjuk menjadi penanggung jawab teman2 dalam acara di kampus. Tanpa disadari permukaan kaki saya mulai melemah dan menjadi beair. Karena desakan itu saya memilih berhenti sambilan. Beberapa pengobatan saya lakukan dan akhirnya sembuh. Banyak yang bilang itu karena pen saya yang belum diambil. Dan akhirnya saya mengangbil pen itu dua tahun selanjutnya pada 2016. Oleh karena itu saya menjadi menggunakan krek saya lagi dan hal itu bertahan selama beberapa bulan. Dan dalam kondisi pen saya yang dicabut, ternyata kaki saya belum menyatu dengan baik. Ujungnya pada kejadian 12 April 2017 lalu. Saya yang menyukai futsal kadang memaksakan diri walaupun ada halangan menghadang. Saya sebenanya sudah mengira2 tentang kekuatan kaki saya, tapi saya sudah punya firasatnya kalau ada sesuatu. Dan benarlah hal itu kaki saya patah lagi ketika bermain futsal.

Peristiwa itu membuat saya semakin terpuruk. Fisik jelas menjadi berkurang; mental saya tidak disadari menjadi semakin buruk. Saya yang mempunyai kecenderungan manja ketika sakit membuat saya semakin malas. Apalagi membuat suatu karya.

NB: mental saya sedang diuji, byk hal terjadi yg mengkhianati saya dalam berharap

Sekian.

Ketika Rasa Itu tak Terungkapkan

Dekat bukan berarti saling mengerti

Darah yang mengalir di tubuh ini

Ku merasakan hangatmu 

Setiap duduk kau berdiri

Setiap tidur kau duduk
Perut ini menjadi kenyang 

Makanan yang tak seberapa kau berikan

Berarti besar bagi setiap centi ini
Kau menyapa khawatir

Saat aku beranjak dewasa

Aku menyapa takdir 

Saat aku mulai dewasa
Kau masih anggap aku bocahmu

Bantuanmu selalu ada

Tapi aku tidak melihatnya

Karena telah sedikit buta
Aku tak bisa memelukmu

Aku tak bisa mengucapkannya

Kata-kata terindah dalam bahasa

Aku hanya mencintai dan menyayangimu, bu
Setiap langkahmu berat 

Meski terlihatnya mudah bagimu

Inginku bantu 

Tapi apalah aku

Hanya bocahmu 

Belum mengerti apa-apa
Tapi biarkanku mencintaimu 

Dalam aku memperhatikanmu

Tapi biarkanku menyayangimu

Dalam tumbuhku dewasa

Karena aku hanya bocahmu

Yang ingin membuatmu bahagia

星野源 – 恋

Selamat malam…

Karena saya gabut, saya mencoba ngartiin lirik gitu. Lagu yang akan saya artikan adalah ‘恋’ dibaca ‘koi’ (bukan ikan koi) artinya ‘cinta’. Lagu ini dinyanyiin oleh Hoshino Gen sebagai ending dorama Nigehaji, dorama musim gugur kalo ga salah. Lagu ini catchy buat saya, jadi saya coba artikan wkwk…. dah enjoy aja… kalo ada arti yang salah mohon maaf karena masih awal yee wkwk

星野源恋

 

営みの街が暮れたら色めき

Kota yang semakin gelap menjadi berwarna

風たちは運ぶわカラスと人々の群れ

Angin membawa keramaian burung gagak dan orang2

意味なんかないさ暮らしがあるだけ

Tidak ada arti apa pun hanya menikmati hidup

ただ腹を空かせて君の元へ帰るんだ

Ketika terasa lapar hanya ingin pergi ke tempatmu berada

 

物心ついたらふと見上げて思うことが

Ketika telah menjadi dewasa

Tiba-tiba melihat ke atas, yang terpikirkan adalah

この世にいる誰も二人から

Siapa pun yang ada di dunia ini berawal dari dua orang

 

胸の中にあるものいつか見えなくなるもの

Hal yang ada di dalam hati

Pasti suatu hari nanti akan menghilang

それは側にいることいつも思い出して

Lalu aku akan selalu mengingat hal yang ada di sampingku

君の中にあるもの距離の中にある鼓動

Sesuatu yang ada di dalam dirimu

Debar yang ada di dalam jarak kita berdua

恋をしたの貴方の指の混ざり 頬の香り

Yang membuatku jatuh cinta

Tanganmu yang bersatu

Aroma pipimu

夫婦を超えてゆけ

Terus melebihi pasangan suami istri

 

みにくいと秘めた想いは色づき

Pikiranku yang buruk dan kurahasiakan berubah warna

白鳥は運ぶわ当たり前を変えながら

Angsa membawanya bersamaan dengan aku yang mengubah kebiasaan

恋せずにいられないな似た顔も虚構にも

Aku tidak perlu mencintai

Seseorang dengan wajah sama dan seseorang fiksi pun

愛が生まれるのは一人から

Karena cinta terlahir dari satu orang saja

 

胸の中にあるものいつか見えなくなるもの

Hal yang ada di dalam hati

Pasti suatu hari nanti akan menghilang

それは側にいることいつも思い出して

Lalu aku akan selalu mengingat hal yang ada di sampingku

君の中にあるもの距離の中にある鼓動

Sesuatu yang ada di dalam dirimu

Debar yang ada di dalam jarak kita berdua

恋をしたの貴方の指の混ざり 頬の香り

Yang membuatku jatuh cinta

Tanganmu yang bersatu

Aroma pipimu

夫婦を超えてゆけ

Terus melebihi pasangan suami istri

 

泣き顔も 黙る夜も 揺れる笑顔も

いつまでも いつまでも

Wajahmu yang menangis, malam yang sepi, senyummu yang bergetar

Selalu, selalu akan ku sukai

 

胸の中にあるものいつか見えなくなるもの

Hal yang ada di dalam hati

Pasti suatu hari nanti akan menghilang

それは側にいることいつも思い出して

Lalu aku akan selalu mengingat hal yang ada di sampingku

君の中にあるもの距離の中にある鼓動

Sesuatu yang ada di dalam dirimu

Debar yang ada di dalam jarak kita berdua

恋をしたの貴方の指の混ざり 頬の香り

Yang membuatku jatuh cinta

Tanganmu yang bersatu

Aroma pipimu

夫婦を超えてゆけ

Terus melebihi pasangan suami istri

二人を超えてゆけ

Terus melebihi dua orang

一人を超えてゆけ

Terus melebihi satu orang

 

 

 

Perjuangan Mengerti Dunia Kerja 2

Helo, saya kembali akan meneruskan cerita saya yang menggantung :*.. Saya sangat berterima kasih terhadap Anda2 yang membaca tulisan ini di mana pun Anda menghabiskan waktu berharga kalian. Tuhan saya akan mengapresiasi Anda sekaligus menghukum Anda karena membaca postingan bodoh ini. wkwk

Okee mata kuliah magang sudah terdaftar di krs saya dan saya senang menerima kesempatan ini. Tetapi kesenangan saya hanyalah semu karena ternyata yang masuk matkul ini selain saya, pertama sudah magang dan tinggal laporan ke pak stedi; kedua adalah teman saya yg sedang belajar di Jepang dan akan pulang akhir Februari. oh iya, Masa krs ini kalau tidak salah awal Februari. Jadi saya pikir saya akan sendiri lagi bersama bapak yg bersama saya 2 semester lalu.

Waktu kira2 sudah seminggu dari krsan. Dan jadwal kuliah magang ada pada hari Jumat. Diberitahukan akan ada kuliah pada hari itu jam 1 siang. Oke kuliah perdana. akan jadi apa? Mana saya tahu. Ini aja baru tahu ada kuliahnya.

Tibalah pada hari Jumat. Saya datang ke kampus pukul 11 dan berjumatan di kampus sekalian. Ketika jam sudah menunjukan pukul 1 saya coba datangi ruangan tempat kuliah magang, tetapi kosong. “njir, apakah akan kuliah di kantor jurusan lagi nih?” Dengan hati yang tidak nyaman mencoba menaiki tangga menuju ruang dosen menanyakan hal ini, tetapi di tengah perjalanan menaiki tangga malah bertemu dengan bapaknya dan diajaknya ke kantor. Beneran kaan, syedih daku :(. Tetiba di ruangan beliau, saya diberikan penjelasan tentang magang dan kuliahnya. Oh begitu, ternyata sebelumnya memang sudah ada magang. Tetapi mahasiswa sini banyak yang tidak tertarik, makanya ga terkenal wkwk. Kalau tahun kemarin sih ada senpai yg magang di perusahaan di kalimantan sana. Saya diperlihatkan proposal dan laporannya oleh pak stedi. Dan ada informasi lagi tentang kuliahnya, bahwa akan dibuat kelas yang membuat saya tidak kesepian dan akan diisi dengan materi ‘tetekbengeknya’ magang itu sendiri oleh orang yang magang dari Jepang di jurusan, namanya Takeda san. Nah saya disuruh memberitahukan keppada teman, senpai, dan kouhai ttg hal itu, tapi prioritasnya ke teman saja. Ya sudah cukup saya coba renccanakan. Kuliahnya sendiri akan dilaksanakan 3 kali karena Takeda sannya waktunya terbatas.

Pertemuan pertama dengan sensei, emm ternyata kita dipermudah dalam urusan birokrasinya, keliatannya siih ga tau prakteknya. Tapi saya rasa saya masih penasaran tentang magang itu sendiri. Ohya kita, mahasiswa yg mengambil kuliah ini, disuruh mandiri mencari tempat magangnya sendiri. Maka dari itu, saya coba browsing tentang magang sastra jepang, dan walaaa ada blognya senpai yg sebelumnya magang. Di blognya, dia memang cerita magang, tapi dia magang didispar. Dia bercerita tentang perjuangan magangnya yang harus bertempur dengan anak smk yg juga ingin magang dan juga curhatannya tentang anak2 sasjep dan kewajiban magang itu sendiri. Sayangnya ketika saya telusuri lebih lanjut, tidak begitu byk info yg saya temukan. Di samping itu, hasil browsingan ttg magang jepang kebanyakan berupa lpk magang jepang yg sangat annoying. Di sisi lain, saya coba cari di web2 pencari kerja kebanyakan kriterianya tidak cocok dengan mahasiswa sastra jepang. Ada pun yg skillnya harus dewa wkwk. Saya memang masih awam tentang magang apalagi kerja, makanya saya masih mencoba mencari via internet.

cukup dulu yee, kata kak radit sih kalo nulis mending konsisten daripada panjang tapi jarang wkwk… besok bakal cerita kuliah magang yang dibuat sensei dan saya yang materinya dari mas Takeda. Salam. ^__^

Perjuangan Mengerti Dunia Kerja

Oke, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini haha. Perkenalkan kembali saya Eka Cahyadi biasa dipanggil ‘Ichi’ oleh teman2 saya. Saya kuliah di sasjep UGM, semester 8 (maluk). naah pada semester ini saya agak bingung karena ini adalah akhir masa kuliah saya. wkwk

Awal semester 8 ini, saya sadar sudah tua di kampus saya :(. Mata kuiah yang wajib tinggal skripsi saja. Walaupun begitu, sks saya untuk lulus belum mencukupi 144 sks. Sks yang saya ambil baru 135, jika matkul skripsi saya ambil masih kurang 3 sks. Nah 3 sks ini mau diisi apa?

Btw,  konsentrasi saya di jurusan saya adalah sejarah Jepang. Saya sempat berpikir untuk memilih matkul dari jurusan sejarah. Tapi matkul yang saya inginkan adanya di semester ganjil. Sungguh buruk sekali nasib saya yang baru sadar ini adalah semester genap wkwk. Tapi tidak disangka2 ada matkul pilihan yang tidak pernah saya dengar sebelumnya diperkuliahan sasjep ini, matkul itu adalah MAGANG/PKL.

Jujur saja saya pengen merasakan magang sebelum lulus. Itu karena kuliah di sasjep ini, menurut saya seperti digiring menjadi seorang ‘peneliti’.  Ya bagi saya yang menginginkan kerja setelah kuliah, rasayanya kuliah di sasjep belum cukup untuk membuka mata ke dunia kerja. Lalu bagaimana dengan pertanyaan,”apa di kampus ga pernah berorganisasi?”. Jawabnya pernah. Tetapi saya rasa pengalaman saya belum cukup dalam organisasi di kampus untuk kerja (saya tulis kapan2). Nah karena itu saya jadi pengen masukin matkul ini ke krs saya bersama skripsi.

Sebelum saya mengisi krs online dan meminta ttd ke dpa(wajib di sasjep), tentu saja saya ingin tanya2 ke temen2 ada yg ngambil matkul itu apa tidak. Kalau dari jawaban teman2 saya, kebanyakan tidak. Agak menurunkan minat sih, tapi ya sudahlah lanjut aja wkwk. Nah pada hari krsnya, saya ke kampus dan mengisi krs di sana. di kampus lumayan sepi; yang datang cuma adek angkatan yg berkepentingan pembayaran kas dan yg jadwal krsannya hari itu. Lalu saya akhirnya mengisi krs dengan adek2 angkatan yang imut wwk. Login palawa, cek. Pilih isi krs, cek. cari matkul ‘skripsi’, cek. Terakhir cari matkul ‘magang’, cek. Semua sudah dan tinggal naik menghadapi bunda untuk krsan. But waitsssss..,,, ada yg menarik di matkul magang. Sekilas info pada setiap mata kuliah pasti ada yang mengampu, tapi saya ragu matkul magang sebenarnya ada atau tidak pengampunya, dan ternyata ada, pengampunya adalah pak stedi dan pak yayan. Dalam hati sih “lagi2 sama pak stedi.” Yang artinya 2 semester lalu pernah kuliah sama beliau berdua saja -__-. Untung kali ini ada pak yayan(sama ajaaa) dan alhamdulillah ada 2 orang lagi yang mengambil matkul magang, jadinya ga sepi wkwk. Anyway, jadi ada niat untuk tanya2 juga nanti pas krsan kalo ada beliau.

Langit cerah di pagi itu mungkin berpengaruh kepada para dosen. Waktu saya naik sepertinya sedang sibuk2nya akan atau sudah ada sesuatu di prodi. Yaa tanpa terlalu memikirkan itu saya langsung menghampiri bunda tutik dan langsung meminta tanda tangannya. ohya tidak lupa untuk tanya ttg magang. Walaupun mood bunda sedang baik, tapi beliau tidak bisa menjawab pertanyaan saya dan melemparkan langsung ke pak stedi. Dan katanya akan ada kuliahnya dan dijelaskan di sana. Mattee…,, seriuosly magang ada kuliahnya? baru denger wkwk. yaudah deh setelah itu saya pamit dan turun kebawah…

Okey ini awal perjuangan saya untuk mengerti dunia kerja… karena saya tidak biasa nulis panjang2, jadi terusan tulisan ini saya pending yep. kalo saya kesel saya akan cerita lagi. btw saya emang lagi kesel karena magang ini -_____-